Wgfilm21 sponsor

The Thorn: One Sacred Night (Sengkolo: Malam Satu Suro) (2024) Sub Indo

1 voting, rata-rata 3.0 dari 10

The Thorn: One Sacred Night (Sengkolo: Malam Satu Suro) (2024)

The Thorn: One Sacred Night, yang memiliki judul asli Sengkolo: Malam Satu Suro, adalah film horor Indonesia tahun 2024 yang mengangkat unsur klenik, ilmu hitam, ritual pemulasaraan jenazah, serta kepercayaan masyarakat Jawa mengenai malam 1 Suro. Film ini disutradarai oleh Hanny R. Saputra dengan skenario karya Rebecca M. Bath. (IMDb)

Film produksi MVP Pictures ini dirilis di bioskop Indonesia pada 20 Juni 2024. Untuk distribusi internasional, film tersebut dikenal dengan judul The Thorn: One Sacred Night. (IMDb)

Informasi Film

Judul: The Thorn: One Sacred Night
Judul asli: Sengkolo: Malam Satu Suro
Tahun: 2024
Negara: Indonesia
Genre: Horor, Misteri, Supranatural
Sutradara: Hanny R. Saputra
Penulis: Rebecca M. Bath
Produser: Raam Punjabi
Sinematografi: F.S. Ojen
Penyunting: Yoga Krispratama
Musik: Nurendra Nasharudin
Produksi: MVP Pictures
Tanggal rilis Indonesia: 20 Juni 2024
IMDb ID: tt29795485
TMDb ID: 1264397

Kredit sutradara, penulis, sinematografer, penyunting, dan jajaran produksi tersebut tercantum dalam kredit film. (IMDb)

Sinopsis The Thorn: One Sacred Night

Kehidupan Ibrahim (Donny Alamsyah) berubah menjadi mimpi buruk setelah sebuah tragedi mengerikan merenggut keluarganya. Ibrahim sebelumnya dikenal sebagai seorang pemandi jenazah, pekerjaan yang menuntut keteguhan hati sekaligus keyakinan spiritual yang kuat.

Namun, kehilangan istri dan anak-anaknya membuat Ibrahim terpukul. Kesedihan yang mendalam bukan hanya membuatnya meninggalkan pekerjaannya, tetapi juga mengguncang keyakinannya. Ia memilih menjauh dari kehidupan yang selama ini dijalaninya dan hidup dengan luka yang belum sembuh.

Tragedi itu memiliki hubungan dengan malam 1 Suro, malam yang dianggap sakral dalam tradisi Jawa dan menjadi pusat berbagai kepercayaan serta kisah mistis. (detikcom)

Suatu hari, ketenangan kampung kembali terusik ketika sebuah keluarga kaya meninggal secara misterius. Kematian mereka dianggap tidak wajar dan mulai menimbulkan desas-desus di tengah masyarakat. Penduduk menduga keluarga tersebut menjadi korban kekuatan gaib atau ilmu hitam.

Ketakutan menyebar begitu cepat sehingga tidak seorang pun pemandi jenazah berani menangani mayat-mayat tersebut.

Dalam keadaan terdesak, kepala desa bernama Hermawan (Fauzan Nasrul) mendatangi Ibrahim dan memintanya kembali menjalankan pekerjaan yang telah ditinggalkannya. (detikcom)

Ibrahim akhirnya harus menghadapi sesuatu yang selama ini berusaha ia tinggalkan.

Ketika proses pemulasaraan jenazah dilakukan, berbagai kejadian mengerikan mulai muncul. Kematian keluarga tersebut ternyata bukan sekadar tragedi biasa. Ada kekuatan jahat yang berhubungan dengan berbagai peristiwa supernatural yang menghantui desa.

Situasi menjadi semakin mengerikan ketika Ibrahim menemukan petunjuk yang perlahan menghubungkan kejadian tersebut dengan kematian keluarganya sendiri.

Setelah sekitar satu tahun hidup dalam kesedihan, potongan-potongan misteri yang sebelumnya tidak ia pahami mulai menemukan bentuknya. Sebuah rumah yang menyimpan kutukan menjadi salah satu kunci untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. (detikcom)

Ibrahim pun menyadari bahwa untuk mendapatkan jawaban mengenai kematian keluarganya, ia tidak dapat terus melarikan diri.

Ia harus kembali berhadapan dengan dunia kematian—dan kali ini ancamannya bukan hanya berasal dari manusia.

Kekuatan yang disebut Sengkolo mulai menunjukkan terornya.

Dalam konteks cerita film, Sengkolo digambarkan sebagai kekuatan malapetaka yang mengincar orang-orang tertentu pada malam 1 Suro. Teror tersebut membawa Ibrahim semakin jauh memasuki dunia ilmu hitam, kutukan dan kekuatan gaib yang sulit dijelaskan secara logika.

Pertarungan Ibrahim akhirnya bukan semata-mata perjuangan untuk bertahan hidup.

Ia juga harus menghadapi trauma, rasa kehilangan, ketakutan dan krisis keyakinannya sendiri. Di tengah ancaman kekuatan jahat, Ibrahim dipaksa menemukan kembali keberanian serta keimanannya untuk menghadapi sesuatu yang selama ini menghancurkan kehidupannya.

Sutradara Hanny R. Saputra sendiri menjelaskan bahwa salah satu gagasan yang ingin ditekankan melalui film ini adalah pentingnya memiliki dan mempertahankan iman kepada Tuhan ketika menghadapi kehidupan. (detikcom)

Dengan memadukan ritual pemulasaraan jenazah, tradisi Jawa, malam 1 Suro dan horor supernatural, Sengkolo: Malam Satu Suro menawarkan kisah mengenai seorang pria yang harus kembali menghadapi kematian untuk mengungkap misteri kematian orang-orang yang paling dicintainya.

Daftar Pemain dan Karakter

Donny Alamsyah — Ibrahim
Seorang pemandi jenazah yang meninggalkan pekerjaannya setelah keluarganya meninggal secara tragis. Ibrahim menjadi tokoh utama yang harus menghadapi kembali trauma masa lalu sekaligus kekuatan supernatural.

Fauzan Nasrul — Hermawan
Kepala desa yang meminta Ibrahim membantu memandikan jenazah sebuah keluarga yang meninggal secara misterius.

Anantya Kirana — Aisyah

Kenya Nindia — Aida

Nesia Weroza Puspa — Nanda

Dasha March — Arina

Rahmet Ababil — Joko

Dayinta Melira — Siti

Elma Novita — Ntin

JJ Malvin — Bagas

Aditya Nugraha Putra — Nugroho

Susunan pemain dan karakter tersebut sesuai dengan kredit pemeran film. (IMDb)

Sutradara dan Penulis

Film ini disutradarai oleh Hanny R. Saputra, sineas Indonesia yang sebelumnya juga menggarap sejumlah film horor. (detikcom)

Skenario Sengkolo: Malam Satu Suro ditulis oleh Rebecca M. Bath. (IMDb)

Daya Tarik Film

Salah satu hal menarik dari The Thorn: One Sacred Night adalah pemilihan seorang pemandi jenazah sebagai karakter utama. Profesi tersebut memungkinkan film menghadirkan adegan pemulasaraan jenazah sebagai bagian penting dari cerita, bukan hanya sebagai elemen kejutan horor.

Donny Alamsyah juga menjalani persiapan untuk memahami praktik memandikan jenazah agar adegan ritual tersebut dapat ditampilkan dengan lebih meyakinkan.

Film kemudian menggabungkannya dengan mitologi dan kepercayaan mengenai malam 1 Suro, ilmu hitam, kutukan serta Sengkolo. Hasilnya adalah horor yang berusaha memanfaatkan budaya dan spiritualitas lokal sebagai fondasi ceritanya.

Di balik berbagai teror tersebut, inti perjalanan Ibrahim sebenarnya adalah mengenai kehilangan, trauma, iman dan keberanian menghadapi masa lalu.

Poster Film

Poster resmi Sengkolo: Malam Satu Suro menampilkan Ibrahim sebagai pusat visual dengan atmosfer gelap serta penggunaan warna merah pada judul yang mempertegas nuansa horornya.

Image

Image

Potongan Adegan

Beberapa potongan adegan memperlihatkan atmosfer suram film, termasuk adegan Ibrahim menjalankan ritual pemulasaraan jenazah. Penggunaan ruangan gelap, pencahayaan minim dan suasana ritual menjadi bagian penting dalam membangun ketegangan.

Image

Image

Kesimpulan

The Thorn: One Sacred Night (Sengkolo: Malam Satu Suro) bukan sekadar cerita mengenai hantu atau rumah terkutuk. Film ini menempatkan tragedi pribadi Ibrahim sebagai pusat cerita dan kemudian menghubungkannya dengan mitologi Sengkolo, malam 1 Suro serta kekuatan ilmu hitam.

Donny Alamsyah memimpin jajaran pemain sebagai Ibrahim, didampingi Fauzan Nasrul, Anantya Kirana, Kenya Nindia, Nesia Weroza Puspa, Dasha March, Rahmet Ababil, Dayinta Melira dan sejumlah pemeran lainnya.

Bagi penggemar horor Indonesia yang mengangkat budaya dan klenik Jawa, film ini menawarkan kombinasi teror supernatural, misteri kematian, ritual pemulasaraan jenazah serta perjalanan spiritual seorang manusia yang berusaha bangkit setelah kehilangan keluarganya.

Diposting pada:
Dilihat:1
Tahun:
Durasi: 100 Min
Negara:
Rilis:
Bahasa:Bahasa indonesia

Download The Thorn: One Sacred Night (Sengkolo: Malam Satu Suro) (2024) Sub Indo